Sabtu, 02 Agustus 2008

"cukup sampai disini..."

Manusia mudah terlupa, lupa terhadap apa yang terjadi...
semuanya!!!
yang berkesan atau pun tidak punya kesan sama sekali..
Lalu semuanya berulang, dan kita merasa seakan baru saja mengalaminya.
Namun itu hanya berlaku bagi suatu kesalahan, jika itu adalah kesenagan, atau kebahagiaan maka kita akan tertawa dan berkata " Aku adalah orang selalu diliputi kebahagiaan..."
Jika sebaliknya pernahkah kita menangis, atau cuma sekedar merenungi bahwa kita kembali terendam pada kesalahan yang sama?
Mampukah kita berkata " cukup sampai disini" untuk kesalahan dan kenistaan yang mungkin telah lebih dari dua kali kita lakukan...
Yang lalu biarlah berlalu adalah ungkapan tempat berlindung manusia-manusia kerdil yang tidak bisa lepas untuk terhindar dari kesalahan yang sama...
Jebakan bagi manusia-manusia yang tidak mampu berpikir bahwa kesalahan bukan sesuatu yang patut untuk dilestarikan dengan menganggapnya hanya sebagai kekhilafan buah dari kodrat manusia. Kekhilafan bukan untuk sekedar dimaklumi, namun juga dihindari untuk tidak terjadi lagi.
Beranikah kita mengutuki diri sendiri atas hilangnya saat-saat yang bisa kita gunakan untuk melkukan suatu kebaikan yang berarti bagi diri sendiri atau juga orang lain hanya karena kita melakukan suatu kesalahan yang sama?

Tidak ada komentar: